Teruntuk Guru Sekolah Minggu yang Terkasih.
Puji Syukur kepada Tuhan yang telah memberikan hikmat dan anugerah kepada saya untuk dapat berbagi dengan teman-teman guru sekolah Minggu sekalian.
Ada beberapa hal yang mungkin dapat menolong kita dalam pelayanan sebagai guru sekolah minggu.
Pokok bahasan disini adalah pesan saya bagi guru sekolah Minggu sekalian dalam membentuk kebersamaan, kekompakkan, sehati, sepikir, penuh kasih, damai sejahtera, lemah lembut, tetapi juga tegas, kuat serta sesuai dengan kehendak dari Tuhan Yesus sendiri.
Dalam hal ini ada banyak sekali tugas yang harus dilakukan guru sekolah Minggu, pertama untuk Tuhan, kedua untuk Orang lain atau Anak-anak, dan diri sendiri.
Nah, menurut saya tugas itu jika disimpan akan menjadi tugas dan materi yang banyak dan sulit untuk dilakukan, namun jika di praktekkan setiap hari maka akan menjadi kebiasaan yang baik di bandingkan menyimpannya, sehingga ketika kita hendak membagikannya kepada orang lain kita dengan mudahnya dapat menyampaikan karena memang hal itu telah menjadi kebiasaan kita sebagai guru sekolah Minggu.
Adakalanya hal-hal kecil seperti kesalah pahaman membuat perpecahan antara teman-teman guru sekolah Minggu sekalian.
Satu contoh disini adalah meminta maaf dan memberikan maaf kepada teman sepelayanan ketika kita di kecewakan atau di lukai dengan kata-kata atau kalimat-kalimat yang menjatuhkan kita ataupun pelayanan kita tidak sesuai dengan aturan-aturan yang ada.
Namun ketika kita tidak sanggup untuk meminta maaf atau memberikan maaf ataupun menyimpan kesalahan, bagaimana kita dapat berdiri dan mengajarkan pengampunan bagi anak-anak sekolah Minggu kita ?...
Nah contoh seperti diatas dapat kita gunakan untuk hal-hal lainnya juga seperti melakukan kebenaran menurut Firman Tuhan.
Menurut saya hal-hal kecil yang dapat kita lakukan untuk mempertahan persekutuan, pelayanan dan Kebersamaan kita sebagai guru sekolah minggu adalah sebagai berikut :
# Saling mengenal dengan baik
1. Kenali Siapa Tuhan Kita yang menjadi Tuhan dan Raja kita.
Jika kita memahami cerita bacaan Firman Tuhan yang kita baca dalam Alkitab dengan baik dan benar, maka kita akan menemukan siapa sebenarnya Tuhan kita sebagai seorang Kristen.
Ada banyak kisah-kisah yang menjelaskan kebesaran, kekuasaan, kemulian dan keagungan Tuhan bagi orang-orang yang dikasihi-Nya termasuk kita.
Dia dapat melakukan hal-hal yang mungkin bagi kita sangatlah mustahil namun sangat mudah untuk dilakukan-Nya. Seperti Memilih sesorang hamba, menetapkan arah hidupnya, memberkati orang tersebut bahkan Ia menuntun dan Melindunginya setiap saat. Artinya hidup dan mati orang tersebut ada di dalam Tangan Tuhan.
Hanya saja Tuhan mau kesediaan dan ketulusan kita untuk di pakai-Nya menjadi Alat untuk melayani Dia lewat kehidupan, pekerjaan dan pelayanan kita.
Jangan lupa bahwa ketika kita mengandalkan Tuhan, apapun yang kita hadapi akan dihadapi dengan kekuatan dari Tuhan sendiri.
Lanjut yang berikut :
2. Kenali Siapa diri kita dari sisi Positif dan Negatif pribadi kita sendiri.
Bagaimana cara kita mengenali diri kita ?...
Yang harus kita lakukan disini adalah melihat sisi positif atau kelebihan/kebaikan dalam diri kita. Contohnya, kita suka meminta maaf, berterima kasih, murah senyum, percaya diri, suka berbagi dan lain sebagainya.
Sebaliknya mari kita lihat lagi sisi Negatif atau kekurangan dan kelemahan kita. Contohnya, cepat emosi atau mudah marah, menyimpan dendam, menipu, mencuri, sombong, meremehkan teman guru yang lain, dan lain sebagainya.
Nah setelah kita mengenal siapa kita dari sisi Positif dan Negatif kita maka kita akan tahu bagaimana karakter kita sebenarnya, apakah cenderung pada hal-hal positif atau negatif.
Pertanyaannya bagaimana kita dapat menjadi seseorang yang baik menurut firman Tuhan ?... Apakah kita tetap dengan kehidupan kita yang Positif atau Negatif ?...
Jawabannya sederhana saja yaitu kembali pada poin pertama, Setelah kita mengenal Tuhan pada poin pertama dengan baik, maka secara tidak langsung hal itu dapat membentuk karakter dan pribadi kita menjadi seseorang yang takut akan Tuhan, bahkan mungkin dapat melakukan apa yang di kehendaki Tuhan untuk dilakukan dalam hidup kita bagi Dia.
3. Kenali Teman-teman guru sekolah Minggu kita dengan baik seperti poin nomor dua diatas.
Ada pepatah mengatakan bahwa masing-masing orang sangatlah berbeda, entah itu kehidupan pribadi, keluarga, dan lingkungan serta pengalamannya.
Namun disini kita akan fokus pada Tugas Pelayanan kita sebagai guru sekolah Minggu yang baik.
Ada teman yang suka bercanda, ada teman yang serius, ada teman yang biasa-biasa saja namun ada teman juga yang luar biasa dan super.
Ada yang lebih tua, ada yang lebih muda, ada juga yang seumuran kita sendiri.
Ada yang berpendidikan, punya pekerjaan, pengangguran, honorer, kuliah/sekolah.
Ada yang berkeluarga, ada yang belum berkeluarga, ada yang single parent/orang tua tunggal, ada yang anak tunggal, yatim piatu atau salah satunya dan macam-macam lainnya.
Ketika kita berteman mari kita mengandalkan Tuhan, saling membangun, menegur dengan penuh kasih, memperbaiki kesalahan, dan menjaga keutuhan bersama sepelayanan.
Mengandalkan Tuhan artinya semua keraguan, keinginan, usaha, keutuhan terlebih kehidupan kita serahkan ke dalam tangan Tuhan melalui doa-doa bersama setiap kita bertemu.
Saling membangun artinya Memberi semangat, mendukung, dan memberi pertolongan.
Menegur, memperbaiki kesalahan, dan menasehati dengan penuh kasih artinya berbicara dari hati ke hati sebagai seorang sahabat dan saudara. Tidak perlu lewat orang lain jika kita sendiri dapat menyampaikannya dengan baik dan benar. Lalu bawakan dalam doa bersama kepada Tuhan.
Menjaga keutuhan, kebersamaan dan kekompakkan. Kadang kala hal ini sangatlah sulit dikarenakan kesibukan masing-masing namun hal penting disini yang harus dilakukan adalah menjaga komunikasi terus-menerus meskipun dengan hal-hal kecil seperti memberi ucapan selamat pagi, siang dan malam, ataupun selamat ketika berulang tahun atau selamat atas suatu pencapaian yang di dapatkan. Saling memuji, dan saling mengingatkan.
Mungkin inilah beberapa hal dari saya mengenai mengenal teman sepelayanan.
4. Kenali Anak-anak sekolah Minggu kita.
Sama halnya dngan guru sekolah Minggu, anak-anak juga memiliki karakter yang berbeda-beda, seperti pendiam, aktif, pemalu, cepat berubah, berani, dan lain-lain.
Perlu adanya saling kenal antara guru dan anak baik itu dilingkungan sekolah Minggu, dilingkungan tempat tinggal, disekolah agar anak lebih dekat dan lebih dikenal karakternya oleh guru sekolah Minggu. Dan ketika hendak menegur ataupun bercerita guru tidak salah menilai anak.
Ada baiknya jika guru berteman juga dengan si anak, seperti Tuhan Yesus bisa menjadi Tuan, hamba, sahabat tapi juga menjadi penolong bagi anak-anaknya, memberi hadiah ketika anak menjadi baik, tapi juga memberi sanksi ketika anak berbuat salah.
Demikian guru dan anak adalah sama, hanya yang membedakan adalah usia.
Jika ingin anak menjadi baik, makan kita pun wajib memberikan contoh yang baik.
5. Kenali Lingkungan atau Tempat pelayanan kita.
Lingkungan tempat pelayanan kita adalah tempat dimana kita menumbuhkan dasar iman bagi anak-anak sekolah Minggu. Adakalanya disekolah Minggu kita sebagai guru bersih keras mengajarkan kebaikan dan kebenaran yang harus dilakukan menurut Firman Tuhan, namun ketika anak kembali tinggal di lingkungannya dimana orang tua ataupun masyarakat tidak sepenuhnya mendukung pertumbuhan iman anak maka bisa dikatakan kita sedang menabur benih di tempat berbatu, menabur benih disemak-semak, kalian bisa paham bagaimana jadinya ?...
Nah bagian ini pun sangat penting untuk diperhatikan, maka dari itu kita wajib melakukan apa yang dikatakan dalam poin ke 4 diatas tadi.
Semoga kalian bisa paham yang dimaksudkan disini.
Lanjut.....
6. Apa Tujuan kita menjadi guru sekolah minggu ?...
Tujuan menjadi guru sekolah Minggu adalah juga memberitakan Injil atau kebenaran firman Tuhan yang menumbuhkan iman adik-adik sekolah Minggu, menjadi teladan, dan melakukan Firman Tuhan agar anak-anak pun dapat melihat dan melakukan kebenaran seperti kata Firman Tuhan.
Adapun tujuan-tujuan yang dapat kalian tambahkan disini (di kolom komentar) agar siapapun yang membaca dapat diberkati dengan tujuan-tujuan anda khususnya sebagai seorang guru sekolah Minggu.
Demikian yang dapat saya sampaikan disini untuk menjadi berkat tersendiri bagi kita semua sebagai hamba Tuhan. Kekurangan dan kelemahan adalah milik kita bersama, semoga kita semua dikatakan dan diberkati dengan hikmat dan kesehatan untuk melayani Tuhan sepanjang hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar